Menekan Klaim BPJS yang Ditolak Lewat Integrasi Sistem

Salah satu keluhan paling umum dari bagian keuangan rumah sakit adalah tingginya angka klaim BPJS yang dikembalikan karena ketidaksesuaian kode diagnosis, kelengkapan berkas, atau selisih tarif INA-CBG.
Banyak dari kesalahan ini berasal dari proses input manual yang dilakukan berulang di beberapa sistem berbeda — mulai dari sistem pendaftaran, rekam medis, hingga aplikasi klaim BPJS itu sendiri.
Dengan SIMRS yang terintegrasi, data diagnosis dan tindakan yang diinput oleh dokter di rekam medis elektronik dapat langsung diteruskan ke modul klaim, sehingga mengurangi duplikasi input dan potensi salah ketik.
Fitur validasi otomatis juga membantu tim casemix memeriksa kelengkapan berkas sebelum klaim diajukan, bukan setelah klaim ditolak. Ini memangkas waktu revisi yang biasanya memakan waktu berhari-hari.
Hasil akhirnya bukan hanya efisiensi waktu, tetapi arus kas rumah sakit yang lebih dapat diprediksi karena siklus klaim menjadi lebih pendek dan lebih akurat.

